TRIBUNJOGJA.COM – Faiz Fanani (19), warga
Perum Royal Resident, Kelurahan Wiyung, Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
digerebek warga karena diduga berbuat senonoh dengan pacarnya.
Kejadian berawal ketika Faiz mengajak B (16), pelajar SMA, kelahiran
Semarang, yang tinggal di Kelurahan Lontar Kecamatan Sambikerep Kota
Surabaya untuk bermain di tempat kos temannya di Dusun Kutil Desa Gempolkurung Kecamatan Menganti Gresik.
Ketika iku, teman Faiz, Miftakhul Rama (20), penghuni kos, ke luar kamar.
Sementara Faiz dan B masih di dalam kamar.
Kesempatan itu dimanfaatkan remaja ini untuk merayu pacarnya.
Rayuan itu membuat B bertekuk lutut dan tak menolak saat digagahi.
Perbuatan dosa itu diketahui penghuni kos lain yang akhirnya menggedor pintu dan menggerebek mereka.
Perbuatan tersebut kemudian dilaporkan ke ketua RT yang kemudian memanggil petugas Polsek Menganti untuk memprosesnya.
“Untungnya terdengar tetangga. Sehingga perbuatan asusila itu dapat
dihentikan,” kata Kapolsek Menganti AKP Wafieq, Minggu (6/8/2017).
Oleh karena itu, Wafieq mengimbau kepada masyarakat untuk aktif mengawasi penghuni kos dan tamu-tamunya.
“Peran aktif masyarakat dapat mencegah perbuatan kriminalitas dan asusila yang bisa merugikan keluarga,” katanya.
Menurut Wafieq, perbuatan Faiz melanggar Pasal 81 ayat (2)
Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang
Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Dari perbuatan dugaan asusila itu ditemukan barang bukti berupa
sebuah celana dalam korban warna hitam, sebuah seragam sekolah jenis rok
mini warna biru tua dengan panjang se lutut kaki dan sebuah celana
panjang jenis jeans warna biru corak abu-abu.
Bukti lainnya sebuah celana pendek jenis kolor warna abu-abu dan
sebuah motor Beat warna hitam Nopol L 5269 KO beserta STNK dan kunci
kontak.
Kecurigaan Pak Tentara Terbukti saat Si Istri Cantiknya Hobi Keluar Rumah
Seorang anggota TNI menemukan istrinya saat mendatangi rumah seorang
manajer perusahaan rokok bersama aparat polisi di Perumahan Mutiara
Residence, Kelurahan Tiro Sompe, Kematan Bacukiki Barat, Kota Parepare,
Sabtu (5/7/2017).
Sang istri yang diduga berselingkuh dengan manajer tersebut ditemukan di dalam kamar rumah tersebut.
Keduanya langsung dibawa ke Markas Polres Parepare.
AG, anggota TNI di Parepare, mengaku, telah lama mencurigai
perselingkuhan istrinya yang sehari-hari bekerja sebagai bidan di
Puskesmas.
“Sejak lama curiga istri saya, YL, selingkuh. Terakhir dia pergi dengan alasan bertugas,” ujar AG.
polisi, si manajer, Sul, mengaku hanya berbincang bersama YL di rumahnya.
“YL hanya curhat bersama saya dalam rumah. Dia memang sudah lama berhubungan dengan saya,” ujar Sul.
Kedua pasangan itu masih dalam pemeriksaan polisi.
Menurut Kepala SPK Polres Parepare Aiptu Budi Purwantono, polisi masih mendalami kasus ini.
“Masih diperiksa,” katanya.